KORANSAKU - Timnas Indonesia hanya bisa bermain imbang saat melawan Burundi pada laga kedua FIFA Matchday di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa 28 Maret 2023.
Dua gol Indonesia dicetak oleh Witan Sulaeman pada menit ke-61' dan Jordi Amat menit ke-90+4. Pada pertemuan pertama, Indonesia menang dengan skor 3-1 yang ketiga gol dicetak oleh Yakob Sayuri (6'), Dendy Sulistyawan (14'), dan Rizky Ridho (43').
Baca Juga: Dengan Tegas, DMI Kalbar Minta Agar Masjid Tidak Dijadikan Tempat Politik Praktis
Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa para pemain telah bekerja keras pada laga ini. Apalagi di pertandingan kedua ini, dia melakukan sejumlah rotasi pemain.
"Para pemain bekerja keras secara keseluruhan. Seharusnya kami bisa bermain lebih baik dan meraih hasil terbaik," kata Shin Tae-yong dilansir dari situs resmi PSSI.org Rabu, 29 Maret 2023.
"Untuk mental pemain, kami sudah baik. Kami tidak menyerah sampai akhir. Karena itu, saya mengapresiasi pemain untuk kekuatan mental mereka," tambahnya.
Baca Juga: Promo Ramadhan Berkah, PLN Beri Diskon Tambah Daya Rumah Ibadah Hanya 150 Ribu
Sementara itu, Jordi Amat mengatakan bertanding dengan tim yang sama dalam jeda waktu yang pendek bukan pekerjaan mudah. Sebab, kedua tim sudah saling mengantisipasi kekuatan masing-masing.
"Akhirnya ini adalah hasil yang adil. Saya juga senang bisa mencetak gol untuk tim. Ini gol perdana saya untuk Timnas Indonesia, saya sangat senang di momen spesial ini," ujar pemain Johor Darul Ta'zim tersebut.
"Saya ingin didedikasikan gol ini untuk anak saya dan momen ini akan jadi hadiah yang bagus untuknya," tambah Jordi.
Selanjutnya, timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Matchday pada tanggal 14 Juni mendatang melawan Palestina.
Artikel Terkait
Akselerasi Transisi Energi, PLN Buka Kolaborasi Pengembangan 9 Wilayah Kerja Panas Bumi
Resep Pangsit Rebus Wangi dan Enak yang Wajib Dicoba
GAIA Berbagi Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa
Promo Ramadhan Berkah, PLN Beri Diskon Tambah Daya Rumah Ibadah Hanya 150 Ribu
Dengan Tegas, DMI Kalbar Minta Agar Masjid Tidak Dijadikan Tempat Politik Praktis