Peternak Ayam di Sulsel Bisa Hemat Listrik Dengan Cara Ini

- Sabtu, 12 Maret 2022 | 16:21 WIB
Peternak ayam di Provinsi Sulawesi gunakan listrik PLN (Foto: istimewa)
Peternak ayam di Provinsi Sulawesi gunakan listrik PLN (Foto: istimewa)


KORANSAKU - PT PLN (Persero) mendukung perternak ayam di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan untuk memodernisasi usahanya. Hasilnya, kegiatan usaha tersebut memberikan manfaat penghematan biaya operasional yang luar biasa.

Modernisasi metode ternak ayam dari terbuka menjadi tertutup atau _close farm_ menuntut perternak untuk menggunakan listrik, PLN pun hadir melalui program _Electrifying Agriculture_ memenuhi kebutuhan tersebut guna mendukung peternakan ayam yang berkualitas dan efisien.

Salah satu peternak ayam kandang tertutup di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Mustakim mengungkapkan, kunci keberhasilan dalam mengelola peternakan ayam adalah menjaga suhu tubuh ayam.

Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan Lengkap Dengan Artinya

"Dengan metode kandang _close farm_, listrik memegang peranan penting untuk mengoperasikan 16 kipas _blower_ yang digunakan menjaga suhu kandang," ujar Mustakim dikutip Sabtu, 12 Maret 2022.

Peternak milenial tersebut mengatakan, menjaga suhu kandang menggunakan peralatan elektronik seperti kipas _blower,_ penghangat ruangan dan lampu bertujuan meningkatkatkan performa produksi ayam telur maupun pertumbuhan ayam daging.

Dibandingkan kandang ayam konvensional, kandang ayam modern ini lebih ramah lingkungan, tidak berbau, dan suhu ruangan terkontrol dengan sirkulasi udara yang baik, sehingga berujung pada peningkatan keberhasilan panen.

Adanya pasokan listrik dari PLN dapat membantu peternak lebih efisien.
Jika harus menggunakan genset untuk mengoperasikan kipas _blower,_ penghangat ruangan dan lampu ia membutuhkan rata-rata 3.600 liter solar atau setara sekitar Rp 32 juta per bulannya.

Baca Juga: Bungkam Serpong City FC 1-0, Persikab Bandung Kokoh di Puncak Klasemen

Sedangkan dengan menggunakan listrik, Mustakim hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 7 juta per bulannya untuk operasional peternakan kandang tertutupnya.

Halaman:

Editor: Ngadri

Tags

Terkini

EBT Jadi Energi Masa Depan, PLN Siap Perkuat Smart Grid

Minggu, 13 November 2022 | 18:01 WIB