Polres Ketapang Ringkus Oknum Pimpinan Panti Asuhan Yang Cabuli Anak Asuhnya

- Kamis, 8 September 2022 | 12:59 WIB
Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana memimpin press release pengungkapan kasus pencabulan anak (Foto: Istimewa)
Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana memimpin press release pengungkapan kasus pencabulan anak (Foto: Istimewa)

KORANSAKU - Entah setan apa yang merasuki pikiran seorang oknum pimpinan sebuah yayasan panti asuhan di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat hingga tega mencabuli anak yang masih dibawah umur yang merupakan anak asuhnya sebanyak 7 orang.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya saat ini pelaku inisial IS (41) mendekam dibalik jeruji besi Polres Ketapang.
Dia dimankan Anggota Polres Ketapang setelah diduga melakukan persetubuhan dan mencabuli anak asuh yayasan panti asuhannya sendiri.

Pelaku berinisial berinisial IS (41), warga Desa Kali Nilam Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat yang sehari hari menjadi pimpinan sebuah yayasan panti asuhan di Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang, akhirnya diamankan Satuan Reskrim Polres Ketapang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa di Jawa Timur Demo Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pencabulan atau pelecehan seksual di lingkungan sebuah Yayasan Panti Asuhan, di Mapolres Ketapang, Rabu (07/09/2022) sore. Yani menyebut kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari seorang korban berinisial MF (13) ke Polres Ketapang pada hari senin 05 september 2022 lalu.

“ Korban ini adalah seorang anak asuh di yayasan panti asuhan yang dipimpin oleh pelaku, Sementara modus pelaku menurut pengakuannya, adalah memanggil korban ke ruang kerja pribadi pelaku, dan di ruang kerjanya pelaku melancarkan perbuatannya dengan cara merayu korban untuk melakukan pesetubuhan dan pencabulan terhadap korban ” Ujar Kapolres, Rabu (07/09/2022) Pukul 17.00 Wib.

Dari Keterangan korban, lanjut Kapolres, bahwa korban sudah beberapa kali mengalami perbuatan bejad yang dilakukan pelaku. Korban mengakui selama ini takut untuk melaporkan perbuatan pelaku dikarenakan takut terhadap pelaku yang merupakan pimpinan di yayasan tersebut serta korban sendiri masih tinggal bersama pelaku di komplek yayasan tersebut. Korban juga menyampaikan bahwa selain dirinya, juga ada beberapa anak asuh lainnya yang mengalami hal yang sama dengan dirinya.

Baca Juga: Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Gerobak

Sementara itu, saat ditanyai oleh beberapa awak media, Pelaku IS mengakui perbuatannya yang telah melakukan persetubuhan dan pencabulan kepada anak asuhnya sendiri, ia menerangkan bahwa ia melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak asuhnya sejak dari tahun 2021 sampai tahun 2022 ini.

Halaman:

Editor: Ngadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Kalbar Bakar Barang Bukti Sabu 3 Kg

Sabtu, 5 November 2022 | 06:38 WIB

Polres Sintang Tangkap Tiga Pelaku Pengedar Narkoba

Jumat, 7 Oktober 2022 | 13:38 WIB

Polda Kalbar Janji Tindak Kegiatan Ilegal Logging

Sabtu, 24 September 2022 | 23:42 WIB

Polres Sanggau Musnahkan 4 Kg Narkoba Asal Malaysia

Kamis, 22 September 2022 | 10:56 WIB

Polres Kubu Raya Tertibkan SPBB di Desa Kubu

Jumat, 9 September 2022 | 21:05 WIB