Ini Pesan Ustadz Adi Hidayat Kepada Jamaah Haji Indonesia Yang Baru Pulang dari Tanah Suci

- Jumat, 15 Juli 2022 | 11:11 WIB
Ustadz Adi Hidayat (Foto: Instagram @adihidayat
Ustadz Adi Hidayat (Foto: Instagram @adihidayat

KORANSAKU - Ada satu pesan dari Ustadz Adi Hidayat untuk seluruh jamaah haji Indonesia yang akan pulang dari tanah suci. Pesan tersebut dengan harapan kepada para jamaah mendapatkan persiapan yang matang dan sempurna sebelum kembali ke tanah air.

"Sebelum para jamaah sekalian pulang kembali ke tanah air tercinta izinkan saya memberikan sebuah pesan dan kesan khusus agar dengan pesan ini terbawa dalam suasana yang sangat baik di tanah suci sehingga mendapatkan persiapan yang matang dan sempurna Insyaallah sebelum kembali ke tanah air," ujarnya dikutip dari You Tube Adi Hidayat pada Jumat, 15 Juli 2022.

Ia menambahkan, saat ini telah diselesaikan seluruh puncak manasik haji yang telah diperjuangkan selama beberapa masa ke belakang dengan perjuangan pikiran tenaga keringat biaya bahkan boleh jadi air mata. Dan ini tidak boleh mengalir dengan sia-sia. ini harus dituntaskan dengan predikat yang oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dilekatkan dalam nilai ibadah yang tinggi itu disebut dengan Haji Mabrur predikat yang melekat kepada hajinya bukan kepada orangnya al-hajuri mabruro Laisa jazakallahu Khair Al Jannah haji yang mabrur itu tidak ada pahala yang senilai kata nabi Shalallahu Alaihiwasalam selain surga saudara.

Baca Juga: Resep Membuat Bakgor Ayam Goreng Crispy Renyah dan Nikmat

"Mabrur berasal dari kata Albert artinya ikan yang terlahir setelah mampu menepikan sifat-sifat yang tidak baiknya karena itu di Arafah anda semua kemarin merenung berintrospeksi berkontemplasi untuk coba memperbaiki diri mengenal Allah lebih dekat mengenal diri sendiri sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah subhanahuwata'ala,"tambah Adi Hidayat.

Lebih lanjut dia mengatakan, di Muzdalifah pun demikian merenungkan berkomitmen untuk melepaskan semua sifat buruk itu sehingga dilempari di jamarot yang telah dilakukan itu baik aqabah ular ataupun puncaknya di disebut dengan berharap menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah merenung 2-3 hari di hari pertama menemukan faktor yang menyebabkan menjadi kurang baik kurang dekat dengan Allah maka dilontar dijauhkan dengan harapan sirna dan salah semua sifat-sifat yang tidak baik ketika selesai itu semua dan dirasakan menjadi lebih dekat dengan Allah subhanahuwata'ala.

Baca Juga: Menko Polhukam Sebut Insiden Penembakan di Rumah Kadiv Propam Ada Yang Janggal

"Puncaknya tutuplah dengan thawaf ifadhoh itu berupa whaff bersyukur kepada allah diberikan kekuatan sehingga mampu melepaskan sifat-sifat kurang baik dan terjadilah perubahan pada diri kita sifat yang muncul berubah baik setelah buruknya tinggal sholeh nya. Haji Mabrur haji yang mampu merubah karakter sifat dan sikap menjadi lebih baik dari sebelum dia berhaji karena itulah pastikan saat pulang ke tanah air nilai-nilai kemuliaan itu telah dicapai perubahan karakter itu telah menjadi lebih baik. Sangat disayangkan bila investasi yang tinggi perjuangan harta benda fisik air mata dan segala hal yang telah diperjuangkan itu tidak bernilai karena tidak ada perubahan kebaikan ketika kembali saudaraku," tutup Adi.***

Editor: Ngadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alasan Mengapa Harus Ganti Smartphone Sekarang Juga

Rabu, 8 Februari 2023 | 15:38 WIB

Jangan Tertipu, Ini enam Tanda-tanda orang bohong

Selasa, 31 Januari 2023 | 05:42 WIB

PEMULA WAJIB TAHU! cara belajar melodi gitar Cepat

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:48 WIB

4 Kebaikan Shio Kelinci Air Hari Raya Imlek 2023

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:58 WIB

Lirik Lagu Kota Pontianak Aek Kapuas

Minggu, 15 Januari 2023 | 11:09 WIB

Mengenal Arti Cap Go Meh dan Rangkaian Perayaannya

Jumat, 13 Januari 2023 | 08:53 WIB