Proses Irjen TM, Kapolri : Siapapun Yang Terlibat Kasus Narkoba akan Ditindak Tegas

- Sabtu, 15 Oktober 2022 | 13:27 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

KORANSAKU - Gerak cepat Kapolri dan Jajaran Pejabat Utama dalam membersihkan oknum anggota nakal dan menyimpang tidak semudah membalik telapak tangan. Namun melihat keseriusan dan kesungguhan Kepala Kepolisian Jendaral Pol Listyo Sigit Prabowo dalam membenahi institusi Polri patut mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat.

Sebagaimana diketahui bahwa baru baru ini seorang oknum anggota polisi berpangkat AKBP dan Irjen dilakukan penindakan karena diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Saat ini oknum yang dilakukan penindakan sedang dalam proses hukum.

Baca Juga: Polres Sanggau Bekuk 3 Orang Penyelundup Narkoba 7 Kilogram

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, mengatakan tidak pandang bulu dalam menindak tegas personel yang terlibat masalah narkoba, tidak peduli pangkat ataupun jabatannya. Kapolri menegaskan bahwa narkoba haruslah diberantas dan ini merupakan komitmen dari Polri untuk melakukan bersih-bersih di institusi kepolisian.

"Berawal dari pengungkapan jaringan pengedar narkoba oleh Polda Metro Jaya, Polri berhasil mengamankan 3 orang sipil. Setelah dilakukan pengembangan, ternyata mengarah ke anggota Polri berpangkat Bripka dan Kompol. Tidak berhenti di situ, saat dilakukan pengembangan lebih lanjut, ditemukannya seorang pengedar dan mengarah ke seorang anggota Polri berpangkat AKBP, hingga terungkaplah keterlibatan Irjen TM pada kasus tersebut," sebagaimana laporan tertulis Instagram divisihumaspolri yang dikutip koransaku.com pada Sabtu 15 Oktober 2022.

Baca Juga: RSUD Achmad Diponegoro Putusibau Tambah Daya 1.600 kVA

Lanjut Kapolri, bahwa Irjen TM lalu dijemput oleh Kadiv Propam atas perintah Kapolri guna dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar, Kapolri mengungkapkan bahwa Irjen TM dinyatakan sebagai terduga pelanggar dan kini telah ditempatkan di penempatan khusus. Pemeriksaan akan terus dilakukan, jika melanggar kode etik maka Irjen TM akan terancam hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

“Saya minta siapapun itu apakah itu masyarakat sipil atau Polri bahkan hingga Irjen TM sekalipun, saya minta untuk diproses tuntas dan terus dikembangkan. Jadi ada dua hal proses etik, dan pidana. Dan ini tentunya sebagai bentuk keseriusan kami menindak tegas narkoba dan ini sebagai warning bagi seluruh anggota agar tidak ada yang bermain-main dan melakukan tindakan tegas,” ucap Kapolri saat konferensi pers di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10).***

Editor: Ngadri

Sumber: Instagram @divisihumaspolri

Tags

Artikel Terkait

Terkini