Kepala Balai: Kementerian LHK Tahun 2022 Telah Merehabilitasi Lahan dan Hutan Seluas 840 Hektare

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:44 WIB
Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Taruna Jaya meninjau rehabilitasi lahan dan hutan di Desa Desa Sejuah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Foto: Istimewa)
Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Taruna Jaya meninjau rehabilitasi lahan dan hutan di Desa Desa Sejuah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Foto: Istimewa)

KORANSAKU - Untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan Tim Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan rehabilitasi lahan dan hutan  di Desa Sejuah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Rehabilitasi Hutan dan Lahan yang selanjutnya disingkat RHL adalah upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan guna meningkatkan daya dukung, produktivitas dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan.

Baca Juga: Maxim Kini Hadir di Kota Sintang Kalimantan Barat

Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Taruna Jaya mengatakan, rehabilitasi hutan dan lahan dilakukan bersama warga Desa Sejuah dan Kelompok Tani Pelestarian Adat Budaya Ensangi, Sumpua, di Desa Sejuah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Taruna Jaya meninjau rehabilitasi lahan dan hutan di Desa Desa Sejuah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Foto: Istimewa)

"Elemen masyarakat lainnya juga turut bergotong royong memulihkan lingkungan hidup dan kehutanan. Mereka dari Kepala Desa dan Camat Kembayan, Kapolsek dan Danramil Kembayan, para aktivis lingkungan dari Solidaridat, Pemuda Pancasila, pihak swasta, KPH Sanggau Timur, dan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,"ujar Taruna dikutip Selasa 25 Oktober 2022.

Taruna menambahkan , sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dan Rencana Staregi Pembangunan Kementerian LHK tahun 2020 – 2024, Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu prioritas pembangunan, mengingat posisi geografisnya yang sangat strategis. Karena itu, Kementerian LHK menaruh perhatian besar atas pemulihan lingkungan hidup dan kehutanan di Provinsi Kalimantan Barat, melalui berbagai skema kegiatan pembangunan.
Berdasarkan data SK Menteri Kehutanan SK.733/Menhut-II/2014 tanggal 2 September 2014, Luas Kawasan hutan Provinsi Kalimantan Barat seluas kurang lebih 8,4 juta Ha, atau kurang lebih 57% dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan luas lahan kritis Dalam Kawasan Hutan (sesuai update data LK BPDASHL Kapuas tahun 2020) seluas 969.232 Ha. Ini artinya luas Lahan Kritis di Provinsi Kalimantan Barat masih cukup tinggi.

Baca Juga: Polri Resmi Tahan 6 Tersangka Tragedi Kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang Jatim

’’Dengan kondisi tersebut, kita wajib mengoptimalkan pengelolaannya serta melakukan upaya pemulihan lahan kritis, yaitu salah satunya melalui kegiatan RHL (Rehabilitasi Hutan dan Lahan) dan penghijauan. Diharapkan ini mampu menciptakan lingkungan yang mampu menyangga kehidupan sosial dan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat,’’ tambah Taruna dalam sambutannya di acara penanaman rehabilitasi hutan dan lahan 2022 di Desa Sejuah, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu 15 Oktober 2022.

Halaman:

Editor: Ryan Restu Putra

Tags

Artikel Terkait

Terkini