Warga Selakau Timur Kritis Tertimpa Longsor dan di Kabarkan Meninggal Dunia Ternyata Masih Hidup

- Senin, 19 September 2022 | 00:44 WIB
Lokasi tanah longsor di pertambangan emas tanpa izin di Desa Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas (Foto: Istimewa)
Lokasi tanah longsor di pertambangan emas tanpa izin di Desa Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas (Foto: Istimewa)

KORANSAKU - Kapolres Bengkayang AKBP Bayu Suseno menyampaikan update terkini proses evakuasi korban longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa izin di Desa Buduk Sempadang Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas pada Senin 19 September 2022.

"Untuk korban meninggal yang semula kami peroleh info bertambah 1 orang pada hari Sabtu 17 September 2022, ternyata Minggu 18 September 2022 pukul 09.00 WIB diperoleh informasi bahwa korban kritis dari Selakau Timur yang diduga meninggal dunia ternyata kondisinya masih hidup dan sekarang sudah rawat jalan di rumahnya di Kec Selakau Timur," ujar Bayu.

Baca Juga: Kemenpora Meluncurkan Maskot Piala Dunia U-20 Tahun 2023

Ia menambahkan bahwa hingga saat
korban meninggal dunia tetap 4 orang, yaitu Hermanus warga dari Desa Monterado Kecamatan Monterado,
Yohanes warga Desa Gerantung, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Piko, Sejaruk param Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang dan Tumin, Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas.

"Kemudian korban selamat 8 orang, yaitu Martinus, Makarno, Pitrus Ipit,
Benediktus Ayen, Bombat, Yohanes Rudi, Basuni Iyeng, Aldo Firdaus, "tambah Bayu.

Lebih lanjut Bayu mengatakan bahwa proses pencarian terhadap orang yang diduga tertimbun longsor masih terus dilakukan dengan cara manual menggunakan alat eksavator.

Baca Juga: Rawon Daging Sapi Menu Banyak Gizi dan Rasanya Gurih dan Lezat

"Kami melakukan penyisiran di hutan di sekitar lokasi untuk mencari dan menemukan korban yangg mungkin berhasil menyelamatkan diri ke dalam hutan untuk diberikan pertolongan,"tutup Kapolres.

Editor: Ngadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini