Warga Kapuas Hulu Tewas Setelah Rakit Kayu yang Ditumpangi Karam

- Sabtu, 24 September 2022 | 14:47 WIB
Warga Kapuas Hulu Tewas Setelah Rakit Kayu yang Ditumpangi Karam (Foto: Istimewa)
Warga Kapuas Hulu Tewas Setelah Rakit Kayu yang Ditumpangi Karam (Foto: Istimewa)

KORANSAKU - Seorang pria yang bernama Nopensius dilaporkan hilang
setelah sebuah rakit kayu tenggelam di Sungai Nanga Potan, Desa Tanjung Lasa Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu (20/09/2022). Rakit nahas ini tenggelam setelah menabrak Kayu.

Kepala Search dan Rescue Pontianak Yopi Haryadi membenarkan bahwa ada seorang pria yang bernama Nopensius hilang setelah sebuah rakit kayu tenggelam di Sungai Nanga Rotan Kabupaten Kapuas Hulu. Rakit tersebut tenggelam setelah menabrak kayu.

Baca Juga: Olahan Ala Rumahan Tapi Rasanya Seperti Restoran Bintang lima Beef Teriyaki

"Kejadiannya pada tanggal 20 September 2022 Pukul 07.00 Wib, Korban bersama 6 Orang rekannya berangkat menggunakan 2 Buah Rakit dan masing-masing rakit ditumpangi 3  orang. Sekitar pukul 13.00 WIB, Setibanya di Hulu Nanga Potan, Rakit yang ditumpangi oleh Korban bersama 2 rekannya menabrak batang kayu yang mengakibatkan rakit karam dan terbalik, dan korban bersama 2 rekannya terlempar ke dalam sungai, korban tidak terlihat yang diduga tenggelam terbawa arus sungai pada saat itu,"ujar Yopi dikutip Sabtu 24 September 2022.

Yopi menambahkan Tim SAR kembali melakukan pencarian terhadap korban dilakukan selama tiga hari. Namun setelah ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga: PLN UP3 Kabupaten Ketapang Sosialisasi Kondisi Kelistrikan

"Kami menerima laporan tersebut sejak 21/09/2022 setelah melakukan pencarian selama tiga hari tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal berjarak 1.68 Nautical Mile arah hilir lokasi rakit tenggelam. Jasad korban kemudian kita evakuasi,"tambah Yopi.

Lebih lanjut Yopi menghimbau untuk mengedepankan safety dalam setiap kegiatan yang berisiko masyarakat yang bersinggungan dengan aktivitas untuk mengedepankan keselamatan, seperti rakit ini sebenarnya tidak diperuntukkan untuk dinaiki dimana tidak memenuhi unsur keselamatan sehingga sangat mungkin hal seperti dapat terjadi.

"Saya berharap hal seperti ini tidak kembali terjadi apalagi sampai terdapat korban jiwa,"ujarnya.

Halaman:

Editor: Ngadri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim SAR Pontianak Temukan Jasad Kalsum di Sungai Sanggau

Minggu, 20 November 2022 | 18:19 WIB

Warga Singkawang Terharu Dapat Listrik Gratis dari PLN

Senin, 14 November 2022 | 15:55 WIB

Kapolres Kubu Raya Ajak Masyarakat Ngopi Bareng

Minggu, 13 November 2022 | 19:03 WIB

Kapolri Pastikan Kegiatan KTT G20 Berlangsung Lancar

Kamis, 10 November 2022 | 16:52 WIB

Kapolda Kalbar Minta Media Sajikan Berita Utuh

Rabu, 9 November 2022 | 13:20 WIB