Tangkal Radikalisme, POM Gagas Deklarasi FORMARI di Kabupaten Landak!

- Senin, 26 September 2022 | 16:24 WIB
Deklarasi FORMARI guna menangkal Radikalisme, Intoleran dan Ekstremisme di Kabupaten Landak  (Beny Kawistoro)
Deklarasi FORMARI guna menangkal Radikalisme, Intoleran dan Ekstremisme di Kabupaten Landak (Beny Kawistoro)

Koransaku. Pada Minggu (25/9), bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak, telah dilaksanakan kegiatan silaturahmi tokoh lintas etnis dan agama kabupaten Landak, dengan tema 'Peran Tokoh Lintas Etnis dan Agama Kabupaten Landak dalam Menangkal Masuk dan Berkembangnya Paham Radikal, Intoleran dan Ekstrimisme dengan Mengedepankan Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Wilayah Kabupaten Landak'.

Acara ini di gagas oleh DPD Persatuan Orang Melayu (POM) Kabupaten Landak, dengan menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Landak, Ketua MUI Landak, Perwakilan Polres Landak, FKUB Kabupaten Landak, serta mantan narapidana terorisme yang berasal dari Singkawang, Rosnazizi.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Landak, H. Abdul Bar, mengapresiasi kegiatan silaturahmi tokoh lintas etnis dan agama ini.

Baca Juga: Kinerja Baik, Kontrak Shin Tae-yong akan Diperpanjang PSSI

"Kegiatan seperti ini perlu kita dorong kedepannya, dalam rangka untuk mensosialisasikan bahaya paham-paham radikal, intoleran, serta ekstrimisme, sehingga kita bisa mengidentifikasi bila ada dari keluarga kita yang mulai terpapar, terutama generasi muda", tegasnya.

Ia menambahkan bahwa moderasi beragama merupakan program dari kementerian agama dalam rangka memperkuat kerukunan umat beragama, dimana pemerintah sangat serius dalam menyelesaikan permasalahan agama di negara kesatuan Republik Indonesia tercinta ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPD POM Kabupaten Landak, Ya’aiy Bonar.

Ia mengatakan, salah satu tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah terkait adanya kepedulian DPD POM Kabupaten Landak, mengingat semakin maraknya paham-paham radikalisme, intoleran dan ektrimisme, terutama di Kabupaten Landak, serta membantu Pemerintah dan Aparat penegak hukum, untuk dapat bekerja maksimal dalam mencegah masuknya paham-paham yang dapat merusak keharmonisan umat beragama di Kabupaten Landak.

Baca Juga: Resep Simpel, Asam Pedas Ikan Bawal Cocok Disantap Bersama Keluarga

"Mengingat paham-paham radikal, intoleran dan ekstrimisme ini sangat berbahaya, karena dapat mengancam keutuhan bangsa dan menimbulkan perpecahan, sehingga kegiatan ini di rasa perlu dilaksanakan dan mendapat atensi lebih dari seluruh elemen masyarakat", ucapnya.

Halaman:

Editor: Beny Kawistoro

Tags

Terkini

Tim SAR Pontianak Temukan Jasad Kalsum di Sungai Sanggau

Minggu, 20 November 2022 | 18:19 WIB

Warga Singkawang Terharu Dapat Listrik Gratis dari PLN

Senin, 14 November 2022 | 15:55 WIB

Kapolres Kubu Raya Ajak Masyarakat Ngopi Bareng

Minggu, 13 November 2022 | 19:03 WIB

Kapolri Pastikan Kegiatan KTT G20 Berlangsung Lancar

Kamis, 10 November 2022 | 16:52 WIB

Kapolda Kalbar Minta Media Sajikan Berita Utuh

Rabu, 9 November 2022 | 13:20 WIB