Tim Penertiban Pajak Kota Pontianak Segel 34 Reklame Yang Belum Bayar Pajak

- Senin, 26 September 2022 | 18:08 WIB
Tim Penertiban Pajak Daerah Kota Pontianak melakukan penyegelan terhadap 34 reklame yang belum melunasi pajak pada Senin 26 September 2022 (Foto: Istimewa)
Tim Penertiban Pajak Daerah Kota Pontianak melakukan penyegelan terhadap 34 reklame yang belum melunasi pajak pada Senin 26 September 2022 (Foto: Istimewa)

KORANSAKU - Tim Penertiban Pajak Daerah Kota Pontianak melakukan penyegelan terhadap 34 reklame yang belum melunasi pajak pada Senin 26 September 2022. Sejumlah jenis reklame diantaranya reklame jenis billboard berukuran besar dengan berbagai merek produk turut disegel dengan ditutupi sebagian baliho bertuliskan reklame tersebut belum membayar pajak.
 
Kepala Bidang Penyuluhan Pengawasan dan Pemeriksaan Pajak dan Retribusi Daerah Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, Irwan Prayitno mengatakan, kegiatan penertiban ini ditujukan terhadap reklame-reklame yang telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pajak Daerah Kota Pontianak

Baca Juga: Tangkal Radikalisme, POM Gagas Deklarasi FORMARI di Kabupaten Landak!

"Dimana reklame-reklame tersebut terdapat tunggakan pajak dan hingga kini belum ada penyelesaian oleh pihak pemilik reklame," ujarnya usai memimpin tim penertiban pajak reklame .

Ia menambahkan dari sejumlah reklame yang ditertibkan, didominasi oleh produk handphone atau smartphone, merek kendaraan bermotor dan reklame transportasi online. Masa tayang pajak yang belum dibayar bervariasi mulai dari bulanan, satu tahun hingga dua tahun. Menurut Irwan, sebelum dilakukan tindakan penyegelan ini, pihaknya sudah terlebih dahulu melayangkan surat teguran beberapa kali kepada pemilik titik-titik atau penyelenggara reklame tersebut. Namun disayangkan hingga saat dilakukan penindakan ini, belum ada tindak lanjut pemilik reklame untuk menyelesaikan kewajibannya. Umumnya pelanggaran yang paling sering dilakukan pemilik reklame adalah memasang reklame dulu padahal pajak reklamenya belum dibayar dan  ini jelas tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga: Sejumlah PJU dan Kapolsek di Jajaran Polres Sintang Berganti, Ini Namanya

"Setelah penyegelan ini, apabila dalam waktu 7x24 jam pemilik titik reklame tersebut belum menindaklanjutinya, maka kita akan melakukan penurunan terhadap reklame tersebut," tegasnya.

Selanjutnya, terhadap produk-produk tersebut akan dimasukkan dalam daftar hitam atau blacklist. Ketika produk bersangkutan masuk dalam daftar blacklist, maka terhadap seluruh produk mereka tidak diperkenankan untuk ditayangkan reklamenya di Wilayah Kota Pontianak.

Masyarakat yang ingin memasang reklame diimbau untuk melapor dan menyelesaikan kewajiban perpajakannya  dahulu sebelum dilakukan pemasangan. Sedangkan bagi para wajib pajak yang memiliki objek pajak reklame atau yang telah memasang reklame namun belum terdaftar, untuk lebih sadar pajak dengan segera mendaftarkan dan membayar pajak reklamenya. 

Baca Juga: Resep Simpel, Asam Pedas Ikan Bawal Cocok Disantap Bersama Keluarga

Halaman:

Editor: Ngadri

Sumber: Prokopim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim SAR Pontianak Temukan Jasad Kalsum di Sungai Sanggau

Minggu, 20 November 2022 | 18:19 WIB

Warga Singkawang Terharu Dapat Listrik Gratis dari PLN

Senin, 14 November 2022 | 15:55 WIB

Kapolres Kubu Raya Ajak Masyarakat Ngopi Bareng

Minggu, 13 November 2022 | 19:03 WIB

Kapolri Pastikan Kegiatan KTT G20 Berlangsung Lancar

Kamis, 10 November 2022 | 16:52 WIB

Kapolda Kalbar Minta Media Sajikan Berita Utuh

Rabu, 9 November 2022 | 13:20 WIB